Thursday, January 20, 2022

Pembiayaan Modal Mudah Bersama PIP UMi

12:40 AM 0

 Tahun 2020 dan 2021 adalah tahun yang berat hampir bagi semua orang, banyak orang kehilangan keluarga terdekat, banyak juga kehilangan pekerjaan yang sudah sejak lama mereka tekuni. Pandemi membabat habis imun kesehatan dan penghasilan secara bersamaan.


Tak ada kejadian tanpa menuai pelajaran, tentu dari pandemi ini menghasilkan pelajaran yang luarbiasa untuk kita. Kita yang masih bertahan sampai saat ini sejatinya adalah orang kuat sekaligus hemat karena masih bertahan dari terpaan dari berbagai sisi. Pandemi ini membuatkan kita untuk beradaptasi dari segala kondisi, contohnya yang menguasai teknologi kurang setelah pandemi menjadi meningkat karena dipaksa untuk bisa mengggunkan teknologi di tengah Work from home, orang-orang yang terpaksa dikurangi jam kerjakan bahkan di rumah menjadi berbagai celah untuk menambah penghasilannya salah satunya dengan berdagang.


Berdagang, Salah Satu Cara Bertahan di Kala Pandemi

                                                                                      Sosialisasi PIP UMi 

Terbukti semenjak pandemi merebak banyak di antara teman-teman saya mulai berjualan, yang pintar buat kue mulai menjual kuenya, yang kreatif dalam membuat kerajinan, menjual hasil karyanya. Orang-orang bertahan dengan berbagai cara di tengah pandemi ini, namun hampir 2 tahun pandemi ini berlangsung yang konsisten dalam berdagang, saya amati hanya segelintir saja. Alasannya ada yang kembali fulltime dengan kerjaanya, ada lagi yang kehabisan modal karena kurang paham dalam manajemen keuangannya, dan terbatasnya modal yang dimiliki.


Keterbatasan modal ini belum menemukan titik temu dikala teman-teman kita ini tidak bisa mengakses pinjaman dari perbankan dikarena tidak punya jaminan yang dianggap bernilai, maka usahnya tidak berkembang dan kemungkinan besar berujung dengan kehabisan modal karena berputar barang terrbatas, tidak ditopang oleh dana/modal yang cukup.


Solusi Akan Kekurangan Modal

Sebagian besar dari perintis usaha merasa kesulitan mendapatkan modal karena berbagai hal, pertama sulit mengakses pinjaman ke bank karena tidak punya jaminan. Kedua, Jika mengandalkan pinjaman online yang marak digunanakan saat ini bunga terlalu memberatkan sehingga bukan usahanya berkembang malamh menjadi gulung tikar, nah ada solusi. Kebetulan sebulan lalu saya mengikuti pelatihan dan diperkenalkan salah satu lembaga terpercaya karena berada di bawah kementerian keuangan yaitu PIP UMi.


Apa sih PIP UMi itu ?




PIP UMi adalah akronim dari Pusat Investasi Pemerintah Ultra Mikro, jadi PIP Umi ini adalah bagian dari Pusat Investasi Pemerintah yang merupakan organisasi non eselon yang bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan melalui Dirjen Perbendaharaan yang menyalurkan pinjaman UMi.


Jika pada dasarnya berbagai jenis bantuan dalam bentuk pinjaman disalurkan melalui berbagai jalur. Baik melalui bantuan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar atau Program Keluarga Harapan. Selain itu terdapat juga bantuan pinjaman contohnya Kredit Usaha Rakyat yang melibatkan perbankan dalam menyalurkan subsidinya.


Pada kenyataanya di lapangan pengusaha ultra mikro mengalami kesulitan dalam mengajukan pinjaman ke bank. Selain tidak memiliki jaminan, dokumentasi yang harus dilengkapi pun cukup berbelit-belit. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya terjebak di pinjol ilegal dan ujungnya malah harus menggali untuk menutup lubang akibat suku bunga yang tinggi. Sehingga pemerintah memberikan bantuan pinjaman UMi yaitu Ultra Micro Financing yang disalurkan melalui LKKB atau Lembaga Keuangan Non Bank yang biasanya memberikan pinjaman.


Solusinya ada di pembiayaan Usaha Ultra Mikro, skema pembiayaan usaha ultra mikro yaitu  melalui pola langsung yaitu dari distributor langsung ke debitur atau pola tidak langsung yaitu dari distributor ke debitur melalui Linkage Institution (koperasi atau LKM). Tidak hanya pendanaan, UMi juga memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha.


Pelaku usaha Ultra Mikro yang berhak mendapatkan Pembiayaan UMi adalah Pelaku Usaha Produktif Ultra Mikro yang dimiliki oleh warga, memiliki NIK dan tentu tidak mendapatkan bantuan yang lain seperti KUR dan bantuan modal lain yang beririsan. Hal itu diterapkan agar setiap orang dapat menerima bantuan dari pemeriantah dan tidak ada yang menerima bantuan segara ganda.


Tidak Hanya Diberikan Modal Saja




Seperti pada tulisan saya diawal, hipotesis saya kenapa banyak orang yang awalnya marak berjualan diakhir tersisa beberapa salah efek selain pemodalan yang kurang, ialah perihal manajamen dalam mengelolaan keuangan. Terkadang pengelolaan keuangan dianggap hal yang sepela dalam bisnis, nyata ini adalah kunci untuk pengembangan bisnis.


Pusat Investasi Pemerintah Ultra Mikro tidak sebatas memberikan modal tapi juga pendampingan terkait berbagai hal diantaranya dalam bidang marketing dam kerjasama dengan berbagai dompet digital atau pihak lainnya yang bisa menambah value pelaku usaha ultra mikro. Misalkan diberikan pelatihan untuk pengemasan makanan agar tahan dalam serta meminimalisir barang terbuang karena pengemasan kurang rapi. PIP UMi dengan berbagai pengalamannya membina ratusan ribu usaha mikro terntu kompeten serta tahu bagaimana membangun branding usaha yang sesuai dengan perkembangan zaman.


Pelaku usaha mikro bisa dibina dalam memaksimalkan sosial media sebagai sarana promosi yang gratis sekaligus menjangkau berbagai kalangan, sehingga produk yang pelaku usaha ultra mikro jual bisa menjangkau pasar yang lebih luas bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjangkau pasar internasional jika pengelolaan berbagai lininya sudah baik.


Tumbuh dan Berkembang Bersama PIP UMi

Tentu dengan adanya Pusat Investasi Pemerintah Ultra Mikro dapat mendorong terciptanya UMKM yang tangguh yang memiliki pondasi kuat diberbagai saat, masa pandemi juga bukan halangan untuk maju, tetapi dijadikan langkah besar untuk belajar.


PIP UMi punya berbagai sarana yang mendukung untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan bersinergi bersama pelaku usaha mikro, nantinya pelaku-pelaku usaha mikro ini bisa naik kelas dan menyerap tenaga kerja sehingga tak ada lagi penumpukan pengangguran di Indonesia.


Ekonomi akan maju jika pemerintah dan rakyatnya saling bersinergi, dan hal ini tergambar dalam program PIP UMi yang telah membantu ratusan ribu pelaku usaha ultra mikro, tidak hanya bertahan dari gemburan pandemi tapi tumbuh dan berkembang.


#PIPUMI

#UMiUntukNegeri

Sumber Pendukung Gambar dan Materi : Website PIP Umi